Skip to main content

Tips tips mengembangkan usaha laundry


Dalam usaha laundry yang terpenting adalah kecepetan , kerapian serta keramahan dalam menangani pelanggan. Untuk itu berikut ada beberapa tips agar usaha laundry kita bisa berkembang dan mampu bersaing dengan laundry lain.
  •           Rekrut karyawan yang sesuai dengan visi kita

Menambah jumlah karyawan atau merekrut karyawan untuk usaha laundry adalah suatu keebutuhan apabila usaha kita sudah berkembang, Karena dengan adannya karyawan yang membantu kita maka pekerjaan kita akan semakin ringan. Untuk itu kita usahakan rekrut karyawan yang sesuai dengan visi kita. Kalau bisa juga berikan pelatihan kepada karyawan kita agar karyawan kita memiliki nilai tambah untuk mengelola usaha kita.
  •         Buatlah sistem pembukuan sederhana

Semakin besar usaha kita maka semakin besar juga sirkulasi uang kita. Untuk itu pembukuan merupakan salah satu hal yang harus disiapkan. Karena dengan adannya pembukuan kita bisa tahu dengan pasti keuntungan dan kerugian kita . Selain itu kita bisa memaanfaatkan data kita untuk mengajukan KUR di beberapa bank agar modal kita bertambah. Kita juga bisa menghitung resiko serta menata schedule pengembangan laundry kita.
  •          Buat Nota Laundry

Buatlah nota laundry yang efisien , tak perlu model yang terlalu mewah dulu. Yang terpenting ada logo , nomor telepon serta alamat usaha kita. Selain untuk segi keamanan agar tidak ada pakaian yang keluar namun diterima oleh orang yang salah, nota laundry berfungsi juga sebagai media promosi usaha kita.
  •          Belajarlah !

Setiap hal pasti ada ilmunnya, sama halnya dengan laundry. Ada beberapa hal yang harus kita pelajari dalam usaha laundry yaitu  tentang jenis kain, bahan bahan untuk merawat pakaian, teknik setrika, Marketing usaha laundry kita, digitalisasi usaha kita , Tata krama menangani pelanggan kita , dsb.
  •          Lakukan promosi

Buatlah spanduk usaha laundry kita sejelas mungkin dan buatlah agar terkesan elegan. Selain itu sebarkan brosur tentang usaha laundry kita ke kantor kantor, kost kostan , perumahan,rumah sakit dsb. Paling tidak setiap minimal 3 bulan sekali sebarkan brosur ke tempat tempat tersebut agar calon konsumen tahu keberadaan laundry kita dan menjadi konsumen kita.

  •          Bonus
Berikan bonus kepada konsumen kita seperti cuci 10x gratis 1x atau bonus bonus yang lain sesuai kapasitas kita. Hitung dengan cermat dan jangan sampai bonus yang kita berikan merugikan usaha laundry kita.


Tadi adalah beberapa tips tips pengembangan usaha laundry kita.   

Comments

Popular posts from this blog

Ngaji psikologi 1 | Kenalan sama freud

Assalamuallaikum warahmatullahi wabarakatuh.  Kali ini ada yang beda dari blog ini. Ya seperti judul diatas, insya'Allah akan ada seri ngaji psikologi. Ngaji sendiri berasal dari istilah "ngatur jiwo" dan psikologi asalnya dari bahasa latin yang artinya "ilmu jiwa". Jadi ada korelasi diantara "ngaji" dan "psikologi" . Karena ilmunya ngaji adalah psikologi ( opo sih saa???). Ok bahasan diatas gak penting. ABAIKAN saja... Ini adalah om freud  * from google.com * from google.com Cakep kan?dan dia adalah perokok aktif, bahkan konon sebab dia meninggal juga karena rokok. Untuk kehidupan pribadinya atau biografinya tidak akan dijelaskan disini ya. Freud adalah bapak psikoanalisa. Psikoanalisa ini erat hubungannya dengan psikologi yang berhubungan dengan kepribadian. Jadi teori teori freud ini akan banyak ngebahas tentang kepribadian. Untuk itu temen temen bisa mengenal diri sendiri melalui teori freud ini. Kan da...

Berbuat Baik, Sebaik Mungkin

Opini kali ini, judulnya tentang berbuat baik; sebaik mungkin. Tadi malem, saya ngaji di salah satu majlis. Kata ustadznya, ada maqalah yang bilang kek gini. " Kalau kamu muliakan orang alim, sejatinya kamu sedang memuliakan dirimu sendiri".  Kemarin, saya juga ngelakuin suatu hal yang udah maksimal tapi cuma dapet apresiasi minimal dari atasan. Seringkali dalam kehidupan hal tersebut terjadi. Kita ngebelain ngelembur, kerjain mati-matian, serius melakukan yang terbaik, tapi dapet apresiasi yang minim dari orang lain. Manusiawi sih. Sangatlah wajar kalau kita udah ngelakuin suatu pekerjaan dengan maksimal dan kita juga ngarep apresiasi yang setimpal dari orang lain. Ngarep itu kan udah jadi rutinitas keseharian buat kita, kenapa? Karna kita niatnya dari awal keliru.  Saya kadang ngrengeng-ngrengeng atau membayangkan beberapa hal yang saya lakukan dulu. Dulu waktu kerja di pabrik, saya sebagai anak yang baru lulus, shock betul waktu itu. Dapet kerjaan yang modalnya...

Kisah Cinta Yang Menguap karena hal-hal sepele.

Memulai hubungan percintaan atau sosial memang bukan perkara yang mudah. Terkadang ada yang sangat kikuk atau mungkin ada yang over confident. Dinamika tersebutlah yang perlu kita jadikan pertimbangan ketika memutuskan untuk menjauhi atau memutus hubungan pertemanan. Kisah kali ini datang dari kawan saya seorang lelaki dan seorang perempuan. Yang memiliki probabilitas untuk saling jatuh cinta. Baik, kita mulai kisahnya dari sudut pandang sang lelaki. Lelaki ini adalah lelaki biasa. Seorang pengangguran yang baru saja lepas dari bangku perkuliahan. Untuk mengisi waktu sembari menunggu panggilan kerja, lelaki yang sering dipanggil Usep ini, mengadu peruntungannya dengan berjualan di online shop. Usep memilih berdagang action figure dengan alasan dia sangat tau tentang detil barang tersebut. Mulai dimana tempat mengambil barang yang murah, bagus dan berkualitas hingga layak dijual kembali ke pasar dengan harga yang tak mungkin rugi. Berdagang ternyata bukanlah keahlian Us...