Skip to main content

Keseimbangan

" tak akan mungkin timbul kebaikan jika hanya mengharap ujian manusia "

Assalamuallaikum warahmatullahi wabarakatuh...
Kaifa haluk? haha...

*pics dari google
Kali ini kita bakal bahas salah satu sudut refleksi utama yang perlu kita terapkan dan pahami dalam kehidupan kita. Kita akan bahas tentang " ketidakmungkinan kita membuat bahagia semua orang disekitar kita". Yap sudah jelas dan menjadi rahasia umum kalau kita ngga mungkin bisa buat bahagia semua orang disekitar kita , Rasulullah saja yang akhlaknya mulia sekali tetap saja punya musuh. Itulah yang disebut keseimbangan.

Kita sadar atau pun tidak selalu butuh orang yang memperhatikan kita dan perduli dengan segala macam keburukan kita. karena mereka rela berkorban waktu dan tenaga untuk jadi pemerhati gratis kita lho. Apalagi kita ini kan terkadang sombong , merasa sudah baik , jadi kita lupa bahwasannya hidup ini adalah perbaikan dari sebuah kesalahan menjadi kemuliaan dihadapanNya, semuannya sudah gamblang dalam sejarah kehidupan Nabi Adam AS dan Siti Hawa,yang awalnya mereka berbuat kesalahan dan akhirnnya mereka menuju ke sebuah kemuliaan. 

Nah yang terpenting adalah tetap dan senantiasa mengoreksi kekurangan kita, berfokus dengan setiap kebaikan yang mungkin kita lakukan, menghiraukan bisik bisik tetangga (hehe) namun kalau hal itu benar merupakan kekeliruan kita , ya tinggal diperbaiki. Pastikan kita bangun pondasi yang kokoh di dalam diri kita bahwasannya setiap hal terjadi untuk sebuah pelajaran bagi kita.

Oke, wassalamuallaikum...

Comments

Popular posts from this blog

Ngaji psikologi 1 | Kenalan sama freud

Assalamuallaikum warahmatullahi wabarakatuh.  Kali ini ada yang beda dari blog ini. Ya seperti judul diatas, insya'Allah akan ada seri ngaji psikologi. Ngaji sendiri berasal dari istilah "ngatur jiwo" dan psikologi asalnya dari bahasa latin yang artinya "ilmu jiwa". Jadi ada korelasi diantara "ngaji" dan "psikologi" . Karena ilmunya ngaji adalah psikologi ( opo sih saa???). Ok bahasan diatas gak penting. ABAIKAN saja... Ini adalah om freud  * from google.com * from google.com Cakep kan?dan dia adalah perokok aktif, bahkan konon sebab dia meninggal juga karena rokok. Untuk kehidupan pribadinya atau biografinya tidak akan dijelaskan disini ya. Freud adalah bapak psikoanalisa. Psikoanalisa ini erat hubungannya dengan psikologi yang berhubungan dengan kepribadian. Jadi teori teori freud ini akan banyak ngebahas tentang kepribadian. Untuk itu temen temen bisa mengenal diri sendiri melalui teori freud ini. Kan da...

Berbuat Baik, Sebaik Mungkin

Opini kali ini, judulnya tentang berbuat baik; sebaik mungkin. Tadi malem, saya ngaji di salah satu majlis. Kata ustadznya, ada maqalah yang bilang kek gini. " Kalau kamu muliakan orang alim, sejatinya kamu sedang memuliakan dirimu sendiri".  Kemarin, saya juga ngelakuin suatu hal yang udah maksimal tapi cuma dapet apresiasi minimal dari atasan. Seringkali dalam kehidupan hal tersebut terjadi. Kita ngebelain ngelembur, kerjain mati-matian, serius melakukan yang terbaik, tapi dapet apresiasi yang minim dari orang lain. Manusiawi sih. Sangatlah wajar kalau kita udah ngelakuin suatu pekerjaan dengan maksimal dan kita juga ngarep apresiasi yang setimpal dari orang lain. Ngarep itu kan udah jadi rutinitas keseharian buat kita, kenapa? Karna kita niatnya dari awal keliru.  Saya kadang ngrengeng-ngrengeng atau membayangkan beberapa hal yang saya lakukan dulu. Dulu waktu kerja di pabrik, saya sebagai anak yang baru lulus, shock betul waktu itu. Dapet kerjaan yang modalnya...

Kisah Cinta Yang Menguap karena hal-hal sepele.

Memulai hubungan percintaan atau sosial memang bukan perkara yang mudah. Terkadang ada yang sangat kikuk atau mungkin ada yang over confident. Dinamika tersebutlah yang perlu kita jadikan pertimbangan ketika memutuskan untuk menjauhi atau memutus hubungan pertemanan. Kisah kali ini datang dari kawan saya seorang lelaki dan seorang perempuan. Yang memiliki probabilitas untuk saling jatuh cinta. Baik, kita mulai kisahnya dari sudut pandang sang lelaki. Lelaki ini adalah lelaki biasa. Seorang pengangguran yang baru saja lepas dari bangku perkuliahan. Untuk mengisi waktu sembari menunggu panggilan kerja, lelaki yang sering dipanggil Usep ini, mengadu peruntungannya dengan berjualan di online shop. Usep memilih berdagang action figure dengan alasan dia sangat tau tentang detil barang tersebut. Mulai dimana tempat mengambil barang yang murah, bagus dan berkualitas hingga layak dijual kembali ke pasar dengan harga yang tak mungkin rugi. Berdagang ternyata bukanlah keahlian Us...