Skip to main content

Tentang jomblo #part1

Assalamuallaikum

Hi... gimana kabarnya? Sehat kan. Kata kata diawal paragraf tadi , sering ngga kalian ucapin? Sering kan, apalagi buat para "jomblo" yang jarang sms-an (kayak saya). Sabar ya buat yang teguh me "njomblo" , kenikmatan kalian ada diakhir kok, tapi kalau umur udah tua buruan nyari yaa , biar ngga kena "pitnah".

Tulisan di paragraf awal tadi menunjukan bagaimana status "jomblo" di negeri kita, mereka sering direndahin (padahal saya enggak pernah direndahin walau "jomblo"). Tapi biasannya yang direndahin itu para jomblo yang sibuk mencari cinta sementaranya, kalau jomblo yang punya prinsip sih... engga bakal dah direndahin. Lah wong udah prinsip kok, jadi ngga kebeban sama status jomblo nya . Para jomblo prinsip ini   biasannya lebih milih fokus ke karier , pendidikan atau yang lainnya. Jadi patut ditiru dah yang kayak gini, apalagi buat yg U19 , uang masih minta , tidur masih numpang , kendaraan masih minjem, iman masih labil... yahh jangan dulu dah.

Fokus aja dulu sama pendidikan kalian,  sama ortu kalian , sama iman kalian...nanti kalau putus atau MBA baru kerasa deh nyeselnnya. Ingat itu anak muda ( sambil batuk berwibawa) hahaha... tapi yang udah terlanjur yaa mau gimana lagi?  (putus) Ngga mungkin putus , ngga mempan sama nasehat diatas, eh tau ngga nasehat itu dalam bahasa arab artinnya menjahit lho , jadi yang mau menerima nasehat itu orang yang mau memperbaiki diri (jadi kemana mana). Fokus yaa sama yang prioritas dulu , saya tutup dengan nasehat sederhana " waktu adalah uang, manfaatkan sebijak mungkin sebelum pemiliknya menuntut mu"

Comments

Popular posts from this blog

Ngaji psikologi 1 | Kenalan sama freud

Assalamuallaikum warahmatullahi wabarakatuh.  Kali ini ada yang beda dari blog ini. Ya seperti judul diatas, insya'Allah akan ada seri ngaji psikologi. Ngaji sendiri berasal dari istilah "ngatur jiwo" dan psikologi asalnya dari bahasa latin yang artinya "ilmu jiwa". Jadi ada korelasi diantara "ngaji" dan "psikologi" . Karena ilmunya ngaji adalah psikologi ( opo sih saa???). Ok bahasan diatas gak penting. ABAIKAN saja... Ini adalah om freud  * from google.com * from google.com Cakep kan?dan dia adalah perokok aktif, bahkan konon sebab dia meninggal juga karena rokok. Untuk kehidupan pribadinya atau biografinya tidak akan dijelaskan disini ya. Freud adalah bapak psikoanalisa. Psikoanalisa ini erat hubungannya dengan psikologi yang berhubungan dengan kepribadian. Jadi teori teori freud ini akan banyak ngebahas tentang kepribadian. Untuk itu temen temen bisa mengenal diri sendiri melalui teori freud ini. Kan da...

Wasilah rebana dan diba'an

Assalamuallaikum warahmatullahi wabarakatuh. Oy... Salam sejahtera bagi kita semua ( hahaha ) Salam diatas adalah salam formalitas yang wajib diucapkan di negeri Indonesia. Bahkan "assalamuallaikum" kalah wajib dibanding salam tersebut. Tapi bukan itu yang akan dibahas di artikel atau refleksi ini. Kali ini kita akan ngebahas budaya rebana dan diba'an atau muludan yang akrab sekali dikehidupan kaum nahdliyin . Seperti yang kita ketahui sudah 71 tahun lebih kaum nahdliyin mengawal dan menjadi katalis atau sampel dari islam di Indonesia, meski beberapa tahun terakhir posisinya sedikit bergeser dengan adanya kabilah kabilah luar yang mulai mengenalkan islam mereka ke bumi nusantara. Dan ternyata penduduk negeri kita ini tanpa disadari sudah lebih tertarik ke paham para pedagang tersebut. Ahh sepertinnya obrolan nasi kucing kali ini bisa jadi lebih berat kalau kita terus menerus membahas mereka. Sejatinnya dari nasi kucing kita benar benar belajar tentang apa itu I...

Bahaya berteman dengan keluarga di medsos

Pernah ngga kalian ngerasa risih berteman dengan saudara sendiri di sosmed. Atau berteman sama orang tua, guru, dosen (apalagi dosbing)? Saya mau membagi sedikit cerita saya mengenai hal tersebut. Seperti biasanya kalian nda perlu terlalu serius pas ngebacanya. Dulu atau mungkin sampe sekarang kalik saya masih membatasi pertemanan dengan seseorang yang masih punya hubungan sedarah dengan saya. Karena saya merasa bahwa rahasia saya di medsos bakalan terbongkar ketika temenan sama saudara sendiri. Coba bayangin, ketika kalian kumpul bareng sekeluarga besar. Tetiba ada saudara kalian yang nyeletuk kesemua orang disitu tentang kondisi kalian di medsos, semisal " Eh, si Arsa lagi galau lho. Kalau nulis status galau-galau terus". What do you feel ? Pie perasaanmu ? Mungkin ada yang biasa saja, karena emang udah sering digituin atau emang dia rai gedek. Tapi bagaimana dengan yang hatinya sensitif, mudah malu, mudah terluka, dsb. Pasti akan sangat malu dan ba...