Skip to main content

C'est La Vie : Suka atau tidak, inilah hidup!

Pernah ngga ngerasa jenuh sama kegiatan sehari-hari. Hidup udah mulai ngga bener, keluarga banyak masalah dan mungkin kehidupan sosial kamu dengan lingkungan sekitar jadi ngga akrab.

Terus pada suatu titik tertentu, kamu ngerasa bahwa dirimu harus berubah. Mulai cari kumpulan di Instagram atau Facebook. Dari komunitas yang kamu suka sampai ke komunitas kajian remaja yang sekiranya bisa mengalihkanmu dari masalah yang kamu derita saat itu.

Then now, kamu udah nemuin komunitas yang kamu klop dengan lingkungannya. Kamu merasa " terlahir kembali" dan ngerasa sedih dan malu atas apa yang kamu lakuin di masa lampau. Pernah kah?

Kalau pernah, bersyukurlah.

C'est La Vie, inilah hidup.

Kata seorang Imam di London.

"Inilah hidup, kau suka atau tidak: Kau takkan tumbuh dewasa tanpa mendapat ujian, kau takkan belajar tanpa berbuat salah dulu, dan kau tak pernah berhasil tanpa mengalami kegagalan".

Hidup selalu mengajarkanmu banyak hal, mencintai, membenci, menyayangi, melukai dan berbagai hal paradoks lainnya. Segala hal yang ada di dunia ini. Dicipta untuk menguji. Kata Allah di Al Qur'an.

Allah SWT berfirman:

اَحَسِبَ النَّاسُ اَنْ يُّتْرَكُوْۤا اَنْ يَّقُوْلُوْۤا اٰمَنَّا وَهُمْ لَا  يُفْتَـنُوْنَ

"Apakah manusia mengira bahwa mereka akan dibiarkan hanya dengan mengatakan, Kami telah beriman dan mereka tidak diuji?" (QS. Al-'Ankabut 29: Ayat 2).

Kata seorang pendakwah dari Jawa Barat.

" Allah menguji hambanya dengan bertubi-tubi ujian sehingga hatinya bersih dari memperTuhankan selain Dia".

Lantas, pertanyaanya adalah ketika kamu sudah menemukan komunitas atau lingkungan yang kamu rasa cocok dengannya membuat kamu terhindar dari ujian? Tak sedikitpun.

Ujian akan berganti sesuai "maqam" mu. Yang perlu kamu sikapi bukanlah dengan menunjukan rasa takutmu akan ujian tersebut.

Melainkan lihatlah secercah cahaya perhatian dari Tuhanmu melalui ujian-ujian tersebut. Luruskan kembali akal dan nuranimu bahwasanya ada cinta yang dahsyat yang tersembunyi dibalik ujian yang diberikan olehNya kepadamu.

Rasakanlah, kini kasihnya menyelimutimu ditengah himpitan deritamu. Kini dekapanNya menenangkan batinmu. Kamu sejengkal lebih dekat dari sebelumnya.

Berdoalah, mintalah kepadaNya.

Comments

Popular posts from this blog

Ngaji psikologi 1 | Kenalan sama freud

Assalamuallaikum warahmatullahi wabarakatuh.  Kali ini ada yang beda dari blog ini. Ya seperti judul diatas, insya'Allah akan ada seri ngaji psikologi. Ngaji sendiri berasal dari istilah "ngatur jiwo" dan psikologi asalnya dari bahasa latin yang artinya "ilmu jiwa". Jadi ada korelasi diantara "ngaji" dan "psikologi" . Karena ilmunya ngaji adalah psikologi ( opo sih saa???). Ok bahasan diatas gak penting. ABAIKAN saja... Ini adalah om freud  * from google.com * from google.com Cakep kan?dan dia adalah perokok aktif, bahkan konon sebab dia meninggal juga karena rokok. Untuk kehidupan pribadinya atau biografinya tidak akan dijelaskan disini ya. Freud adalah bapak psikoanalisa. Psikoanalisa ini erat hubungannya dengan psikologi yang berhubungan dengan kepribadian. Jadi teori teori freud ini akan banyak ngebahas tentang kepribadian. Untuk itu temen temen bisa mengenal diri sendiri melalui teori freud ini. Kan da...

Berbuat Baik, Sebaik Mungkin

Opini kali ini, judulnya tentang berbuat baik; sebaik mungkin. Tadi malem, saya ngaji di salah satu majlis. Kata ustadznya, ada maqalah yang bilang kek gini. " Kalau kamu muliakan orang alim, sejatinya kamu sedang memuliakan dirimu sendiri".  Kemarin, saya juga ngelakuin suatu hal yang udah maksimal tapi cuma dapet apresiasi minimal dari atasan. Seringkali dalam kehidupan hal tersebut terjadi. Kita ngebelain ngelembur, kerjain mati-matian, serius melakukan yang terbaik, tapi dapet apresiasi yang minim dari orang lain. Manusiawi sih. Sangatlah wajar kalau kita udah ngelakuin suatu pekerjaan dengan maksimal dan kita juga ngarep apresiasi yang setimpal dari orang lain. Ngarep itu kan udah jadi rutinitas keseharian buat kita, kenapa? Karna kita niatnya dari awal keliru.  Saya kadang ngrengeng-ngrengeng atau membayangkan beberapa hal yang saya lakukan dulu. Dulu waktu kerja di pabrik, saya sebagai anak yang baru lulus, shock betul waktu itu. Dapet kerjaan yang modalnya...

NIAT.

Dalam kitab bidayatul hidayah karangan hujjatul islam, Imam Al Ghazali. Ada pokok bahasan yang dibahas dalam salah satu bab yakni tentang niat. “Ketahuilah wahai manusia yang ingin mendapat curahan ilmu, yang betul-betul berharap dan sangat haus kepadanya, bahwa jika engkau menuntut ilmu guna bersaing, berbangga, mengalahkan teman sejawat, meraih simpati orang, dan mengharap dunia, maka sesungguhnya engkau sedang berusaha menghancurkan agamamu, membinasakan dirimu, dan menjual akhirat dengan dunia.” Imam berusaha mengajarkan kita untuk mengupas hingga lapisan terdalam dari niat kita ketika melaksanakan sebuah kegiatan ibadah. Baik untuk mencari ilmu atau ibadah yang lainnya.  Seakan sejalan dengan itu, dalam kitab arbain nawawi dan juga riyadhus shalihin topik yang pertama dibahas juga bab tentang niat. Ulama-ulama terdahulu terlihat seperti berhati hati dalam perkara niat ini,seakan-akan hal utama yang sangat penting untuk diketahui. Lantas dengan kefakiran saya dalam ha...