Skip to main content

Kesepian

Salah satu momen terkacau dalam hidup adalah ketika anda mulai membandingkan diri anda dengan orang lain, kenapa? Karena saya jamin anda tak akan pernah puas dengan jawaban yang anda peroleh. Sometimes, anda merasa lebih baik namun jancoknya seringkali anda merasa jauh lebih dalam buruk sekali seperti di dalam jurang kegagalan yang gelap dan anda tak pernah mampu melihat setitik cahayapun dari apa yang diperbandingkan dengan anda.

Siang ini keluarga saya kedatangan tamu, seorang rekan yang menceritakan betapa pedulinya sang anak kepada dirinya. Dengan nada sedikit bangga, dia menceritakan bagaimana anak-anak nya memperlakukan dia seperti raja. Memberi kiriman dengan sejumlah uang yang nominalnya tentu lebih besar dibandingkan dengan apa yang bisa saya berikan. Sialnya, saya mendengar percakapan itu dan tahukah anda bahwa itu adalah salah satu momen dimana saya merasa seperti sampah di dunia ini. Betapa gilanya dunia ini ternyata, sedikit kata yang keluar tanpa memikirkan orang lain bisa sangat menghancurkan.

Ah mungkin saya yang baperan dalam hal ini, toh tetap ada aspek lain yang tidak dia dapatkan dari anak-anak nya. Yakni kehadiran utuh secara fisik. Kelak ketika anda tua, akan ada satu hal yang benar-benar anda idamkan, apa itu? Interaksi. Teman bercerita panjang lebar tentang pengalaman yang anda jalani selama anda hidup. 

Kesepian menjadi momok ketika tua nanti, anak-anak yang sudah mulai mentas, rekan-rekan yang mulai meninggalkan kita ke alam lain, tetangga yang mulai malas keluar rumah hanya untuk sekadar menyapa. It will gone. Kesepian adalah sebuah keniscayaan dihari tua nanti, tragis memang. Manusia pada mulanya sendiri lantas berakhir sendiri pula.

Comments

Popular posts from this blog

Ngaji psikologi 1 | Kenalan sama freud

Assalamuallaikum warahmatullahi wabarakatuh.  Kali ini ada yang beda dari blog ini. Ya seperti judul diatas, insya'Allah akan ada seri ngaji psikologi. Ngaji sendiri berasal dari istilah "ngatur jiwo" dan psikologi asalnya dari bahasa latin yang artinya "ilmu jiwa". Jadi ada korelasi diantara "ngaji" dan "psikologi" . Karena ilmunya ngaji adalah psikologi ( opo sih saa???). Ok bahasan diatas gak penting. ABAIKAN saja... Ini adalah om freud  * from google.com * from google.com Cakep kan?dan dia adalah perokok aktif, bahkan konon sebab dia meninggal juga karena rokok. Untuk kehidupan pribadinya atau biografinya tidak akan dijelaskan disini ya. Freud adalah bapak psikoanalisa. Psikoanalisa ini erat hubungannya dengan psikologi yang berhubungan dengan kepribadian. Jadi teori teori freud ini akan banyak ngebahas tentang kepribadian. Untuk itu temen temen bisa mengenal diri sendiri melalui teori freud ini. Kan da...

Berbuat Baik, Sebaik Mungkin

Opini kali ini, judulnya tentang berbuat baik; sebaik mungkin. Tadi malem, saya ngaji di salah satu majlis. Kata ustadznya, ada maqalah yang bilang kek gini. " Kalau kamu muliakan orang alim, sejatinya kamu sedang memuliakan dirimu sendiri".  Kemarin, saya juga ngelakuin suatu hal yang udah maksimal tapi cuma dapet apresiasi minimal dari atasan. Seringkali dalam kehidupan hal tersebut terjadi. Kita ngebelain ngelembur, kerjain mati-matian, serius melakukan yang terbaik, tapi dapet apresiasi yang minim dari orang lain. Manusiawi sih. Sangatlah wajar kalau kita udah ngelakuin suatu pekerjaan dengan maksimal dan kita juga ngarep apresiasi yang setimpal dari orang lain. Ngarep itu kan udah jadi rutinitas keseharian buat kita, kenapa? Karna kita niatnya dari awal keliru.  Saya kadang ngrengeng-ngrengeng atau membayangkan beberapa hal yang saya lakukan dulu. Dulu waktu kerja di pabrik, saya sebagai anak yang baru lulus, shock betul waktu itu. Dapet kerjaan yang modalnya...

Kisah Cinta Yang Menguap karena hal-hal sepele.

Memulai hubungan percintaan atau sosial memang bukan perkara yang mudah. Terkadang ada yang sangat kikuk atau mungkin ada yang over confident. Dinamika tersebutlah yang perlu kita jadikan pertimbangan ketika memutuskan untuk menjauhi atau memutus hubungan pertemanan. Kisah kali ini datang dari kawan saya seorang lelaki dan seorang perempuan. Yang memiliki probabilitas untuk saling jatuh cinta. Baik, kita mulai kisahnya dari sudut pandang sang lelaki. Lelaki ini adalah lelaki biasa. Seorang pengangguran yang baru saja lepas dari bangku perkuliahan. Untuk mengisi waktu sembari menunggu panggilan kerja, lelaki yang sering dipanggil Usep ini, mengadu peruntungannya dengan berjualan di online shop. Usep memilih berdagang action figure dengan alasan dia sangat tau tentang detil barang tersebut. Mulai dimana tempat mengambil barang yang murah, bagus dan berkualitas hingga layak dijual kembali ke pasar dengan harga yang tak mungkin rugi. Berdagang ternyata bukanlah keahlian Us...