Skip to main content

Memahami Karakter pendiam dan cara Bersosialisasinya


Hanya berkenalan dengan orang asing dan bercanda dengan orang lain,tentu itu adalah hal biasa bagi anda, sangat menyenangkan. Saya yakin meskipun anda bisa bersosial dengan baik,nyaman dan tanpa beban,tetapi anda akan melihat seorang pendiam yang membuat anda bertanya  tanya kepada diri sendiri “ kenapa dia tidak mau bersosial “ ,”Dia sombong tidak mau menyapa”, atau yang paling sering   “ kenapa dia tidak ngomong apapun kalau sedang kumpul dengan teman teman yang lain”. Ini menjadi misteri  bagi anda, “kenapa mereka seperti itu?”. Apa yang anda pikirkan memang benar, mari kita gali satu-persatu mengapa mereka bertindak seperti itu .


  • 1.   Tidak punya topic

Seorang pendiam tidak jauh seperti anda, dia ingin ngobrol, bersosial luas dan juga bercanda dengan teman teman yang lain. Satu hal yang belum anda sadari ,dia tidak bisa melakukan itu karena  tidak punya topic yang akan dibicarakan . Seorang pendiam selalu berpikir ketika menemui orang “apa yang harus saya bicarakan denga orang ini?” karena alasan itu dia memilih menyendiri dengan aman daripada  harus berpikir keras untuk mencari cari topic pembicaraan yang sulit diungkapkan. Hal itu menjadi tekanan bagi pendiam.


  • 2.   Tidak percaya diri

Hal lain yang membuatnya tidak aktif bersosialisasi adalah karena tidak percaya diri,bukan karena dia jelek atau tidak modis. Kita pasti mengerti bahwa suatu kepercayaan diri tercipta karena lebih banyak berpikir mengenai kelebihan yang kita punyai.Tetapi bagi orang ini ketidak percayaan dirinnya dikarenakan tidak bisa menciptakan obrolan ketika bertemu dengan orang lain.


  • 3.   Cara Bersosial

Sangat berbeda jika dibandingkan dengan pendiam, anda sangat mudah sekali membuka pembicaraan dan membuat orang tertawa hanya beberapa menit,karena seorang pendiam tidak percaya diri ,dia tidak akan memulai pembicaraan dengan anda apalagi bercanda untuk memancing tawa,karena seorang pendiam tidak punya topic dan tidak akan memulai pembicaraan dengan anda,dia pasif bersosial karena itu setiap ada orang mengajaknya berbicara dia sangat menghargainnya , dia kan menjawabnya dengan senang hati. Seorang pendiam ingin dimengerti . Dekati dahulu buat dia nyaman , dia akan loyal menjadi teman anda.


Hal itulah yang selama ini belum kita ketahui terhadap mereka.













(ditulis oleh  AJIGEN)

Comments

Popular posts from this blog

Ngaji psikologi 1 | Kenalan sama freud

Assalamuallaikum warahmatullahi wabarakatuh.  Kali ini ada yang beda dari blog ini. Ya seperti judul diatas, insya'Allah akan ada seri ngaji psikologi. Ngaji sendiri berasal dari istilah "ngatur jiwo" dan psikologi asalnya dari bahasa latin yang artinya "ilmu jiwa". Jadi ada korelasi diantara "ngaji" dan "psikologi" . Karena ilmunya ngaji adalah psikologi ( opo sih saa???). Ok bahasan diatas gak penting. ABAIKAN saja... Ini adalah om freud  * from google.com * from google.com Cakep kan?dan dia adalah perokok aktif, bahkan konon sebab dia meninggal juga karena rokok. Untuk kehidupan pribadinya atau biografinya tidak akan dijelaskan disini ya. Freud adalah bapak psikoanalisa. Psikoanalisa ini erat hubungannya dengan psikologi yang berhubungan dengan kepribadian. Jadi teori teori freud ini akan banyak ngebahas tentang kepribadian. Untuk itu temen temen bisa mengenal diri sendiri melalui teori freud ini. Kan da...

Wasilah rebana dan diba'an

Assalamuallaikum warahmatullahi wabarakatuh. Oy... Salam sejahtera bagi kita semua ( hahaha ) Salam diatas adalah salam formalitas yang wajib diucapkan di negeri Indonesia. Bahkan "assalamuallaikum" kalah wajib dibanding salam tersebut. Tapi bukan itu yang akan dibahas di artikel atau refleksi ini. Kali ini kita akan ngebahas budaya rebana dan diba'an atau muludan yang akrab sekali dikehidupan kaum nahdliyin . Seperti yang kita ketahui sudah 71 tahun lebih kaum nahdliyin mengawal dan menjadi katalis atau sampel dari islam di Indonesia, meski beberapa tahun terakhir posisinya sedikit bergeser dengan adanya kabilah kabilah luar yang mulai mengenalkan islam mereka ke bumi nusantara. Dan ternyata penduduk negeri kita ini tanpa disadari sudah lebih tertarik ke paham para pedagang tersebut. Ahh sepertinnya obrolan nasi kucing kali ini bisa jadi lebih berat kalau kita terus menerus membahas mereka. Sejatinnya dari nasi kucing kita benar benar belajar tentang apa itu I...

Bahaya berteman dengan keluarga di medsos

Pernah ngga kalian ngerasa risih berteman dengan saudara sendiri di sosmed. Atau berteman sama orang tua, guru, dosen (apalagi dosbing)? Saya mau membagi sedikit cerita saya mengenai hal tersebut. Seperti biasanya kalian nda perlu terlalu serius pas ngebacanya. Dulu atau mungkin sampe sekarang kalik saya masih membatasi pertemanan dengan seseorang yang masih punya hubungan sedarah dengan saya. Karena saya merasa bahwa rahasia saya di medsos bakalan terbongkar ketika temenan sama saudara sendiri. Coba bayangin, ketika kalian kumpul bareng sekeluarga besar. Tetiba ada saudara kalian yang nyeletuk kesemua orang disitu tentang kondisi kalian di medsos, semisal " Eh, si Arsa lagi galau lho. Kalau nulis status galau-galau terus". What do you feel ? Pie perasaanmu ? Mungkin ada yang biasa saja, karena emang udah sering digituin atau emang dia rai gedek. Tapi bagaimana dengan yang hatinya sensitif, mudah malu, mudah terluka, dsb. Pasti akan sangat malu dan ba...